Tuesday, 15 May 2012

~✿ 23 Jamadilakhir 1433H ✿~

بِسْـــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم 


Surah 23. Al Mu'minuun, ayat 6 ~ kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki[994]; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. 
[994]. Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. Dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya dibagi-bagikan kepada kaum Muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasan ini bukanlah suatu yang diwajibkan. Imam boleh melarang kebiasaan ini lihat selanjutnya no. [282].

KISAH BEBERAPA ORANG RASUL
Surah 23. Al Mu'minuun, ayat 23 ~ Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?" 

~
Kendatipun dalil-dalil bagi kemungkinan terjadinya berbangkit di akhirat cukup banyak, namun orang-orang kafir tetap mengingkarinya
Surah 23. Al Mu'minuun, ayat 78 ~ Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur[1016].
[1016]. Yang dimaksud dengan bersyukur di ayat ini ialah menggunakan alat-alat tersebut untuk memperhatikan bukti-bukti kebesaran dan keesaan Tuhan, yang dapat membawa mereka beriman kepada Allah s.w.t. serta taat dan patuh kepada-Nya. Kaum musyrikin memang tidak berbuat demikian.

Surah 78. An Naba', ayat 23 ~ mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,

~
Surah 9. At Taubah, ayat 23 ~ Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan saudara-saudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. 

Surah 23. Al Mu'minuun, ayat 9 ~ dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya.
 


الحمدلله

No comments:

Post a Comment